Forum detikSport
- Pon Xvii Kaltim News &... el.nino
- Nicole Pacaran Sama Radek... NemeSiSS_is_BacK
- wat para pecinta bulutang... anton hariyanto
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- Peluang Indonesia di Thom... beks
Berita Lain
- Minggu, 06/07/2008 00:08 WIB
Wimbledon
Venus: Sudah Lima? Tak Bisa Dipercaya - Sabtu, 05/07/2008 22:08 WIB
Wimbledon
Atasi Serena, Venus Pertahankan Gelar - Sabtu, 05/07/2008 00:01 WIB
Wimbledon
Final Ketiga Nadal vs Federer - Jumat, 04/07/2008 21:35 WIB
Wimbledon
Federer Tunggu Lawan di Final - Jumat, 04/07/2008 03:18 WIB
Wimbledon
All Williams Final
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 28/11/2007 19:09 WIB
Taufik Hidayat: Olimpiade Nomor Dua
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(AFP/Mike Clarke)
Hong Kong - Buat Indonesia Taufik Hidayat masih merupakan pebulutangkis tunggal putra yang paling diandalkan, termasuk pada Olimpiade 2008. Namun event itu disebut Taufik prioritas nomor dua.
Taufik mengatakan hal tersebut di sela-sela kiprahnya di turnamen Hong Kong Super Series, di mana ia telah berhasil melewati lawan pertamanya, Chen Hong, hari Selasa kemarin.
Saat ditanya tentang Olimpiade 2008 di mana ia akan hadir sebagai juara bertahan, pemain berusia 26 tahun itu menjawabnya dengan konteks dirinya saat ini yang sudah berstatus "ayah".
Menurut pengakuannya, sejak anak perempuan pertamanya, Natarina Alika, lahir pada Agustus lalu, ada perubahan dalam dirinya. Ia merasa lebih rileks dan keluarga telah menjadi kepentingan utamanya.
"Saya sudah memenangi (medali emas) Olimpiade 2004. Jadi, keluarga saya nomor satu," tukasnya seperti dikutip AFP. "Anak dan keluarga lebih penting, Olimpiade nomor dua."
Taufik di musim ini baru memenangi satu gelar juara yaitu di Kejuaraan Asia di Johor Baru pada medio April. Mengenai musimnya yang tidak impresif ini -- termasuk karena sering didera cedera -- Taufik mengatakan: "Saya berhemat (tenaga). Dan saya juga malas."
Setelah menghempaskan Chen Hong hanya dalam waktu 23 menit (21-11, 21-13), lawan Taufik selanjutnya adalah Park Sung Hwan dari Korea Selatan. Jika menang, kemungkinan besar ia bertemu musuh bebuyutannya Lin Dan di babak perempatfinal.
( a2s / a2s )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Taufik Hidayat: Olimpiade Nomor Dua
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(AFP/Mike Clarke)
Taufik mengatakan hal tersebut di sela-sela kiprahnya di turnamen Hong Kong Super Series, di mana ia telah berhasil melewati lawan pertamanya, Chen Hong, hari Selasa kemarin.
Saat ditanya tentang Olimpiade 2008 di mana ia akan hadir sebagai juara bertahan, pemain berusia 26 tahun itu menjawabnya dengan konteks dirinya saat ini yang sudah berstatus "ayah".
Menurut pengakuannya, sejak anak perempuan pertamanya, Natarina Alika, lahir pada Agustus lalu, ada perubahan dalam dirinya. Ia merasa lebih rileks dan keluarga telah menjadi kepentingan utamanya.
"Saya sudah memenangi (medali emas) Olimpiade 2004. Jadi, keluarga saya nomor satu," tukasnya seperti dikutip AFP. "Anak dan keluarga lebih penting, Olimpiade nomor dua."
Taufik di musim ini baru memenangi satu gelar juara yaitu di Kejuaraan Asia di Johor Baru pada medio April. Mengenai musimnya yang tidak impresif ini -- termasuk karena sering didera cedera -- Taufik mengatakan: "Saya berhemat (tenaga). Dan saya juga malas."
Setelah menghempaskan Chen Hong hanya dalam waktu 23 menit (21-11, 21-13), lawan Taufik selanjutnya adalah Park Sung Hwan dari Korea Selatan. Jika menang, kemungkinan besar ia bertemu musuh bebuyutannya Lin Dan di babak perempatfinal.
( a2s / a2s )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526


