| Sabtu, 17 Mei 2008 | ||
![]() |
||
Berita Lain
|
» detikSport » Sport Lain
Jumat, 02/05/2008 19:56 WIB
Sampoerna Hijau Proliga Samator Dinyatakan Batal ke Final Lily Indriyani - detikSport
![]() Keputusan kontroversial tersebut diambil dalam rapat yang dilakukan oleh panitia pertandingan dan PB PBVSI di Jakarta hari ini, Jumat (2/5/2008). Pertemuan itu dilakukan menyusul adanya insiden walk out (WO) yang dilakukan Samator saat bertanding melawan Sananta di babak Final Four di Bandung akhir pekan lalu. Seperti diketahui, Samator menolak menyelesaikan pertandingan karena merasa dirugikan oleh keputusan wasit. Insiden tersebut terjadi di set keempat dalam kedudukan 2-1 untuk Sananta. Semula panitia menyatakan Sananta menang otomatis 3-0 karena lawannya WO. Tapi kemudian keputusan itu diubah, Sananta dinyatakan menang 3-1. "Kami dewan hakim, PBVSI, dan Panitia Pertandingan memutuskan bahwa ada kekeliruan dalam pengambilan keputusan pada pertandingan keenam babak Final Four. Hasilnya menjadi 3-0 untuk Sananta, dengan skor 25-0, 25-0, 25-0," terang Direktur Proliga 2008, Hanny Surkatty, dalam konferensi pers yang berlangsung di Istora Senayan, Jumat (2/5/2008). Lebih lanjut ia menambahkan bahwa perubahan ini mengacu pada aturan yang berlaku, baik standar PBVSI maupun internasional. Dengan demikian posisi akhir dari babak Final Four berturut-turut adalah Sananta, Jakarta BNI Taplus, Samator, dan Bantul Yuso Tomkins. Alhasil, Lawan Sananta di final hari Minggu (4/5) lusa adalah BNI Taplus, bukan (lagi) Samator. Ketika disinggung apakah Samator bisa menerima keputusan ini, Hanny berharap demikian. "(Proliga) ini adalah turnamen voli tertinggi di Indonesia. Jadi, semua yang ikut harusnya paham betul dengan semua peraturan yang ada. Terlebih 7 pemain mereka adalah pemain timnas," jawab dia. Tentang keputusan hasil kemenangan WO 3-0 dari yang semula 3-1, Hanny mengatakan hal itu sebelumnya diputuskan oleh dewan hakim pertandingan. "Terus terang, situasi saat itu dalam keadaan tertekan. Jadi emosi mungkin menguasai proses pengambilan keputusan," ujar pria berkacamata ini. Foto: Surabaya Samator dalam pertandingan melawan P2B Sananta yang kemudian mereka melakukan aksi walk out. (detiksport/Lily Indriyani) (a2s/krs) Komentar terkini (4 Komentar)
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi. Baca juga :
Terbaru
Teraktif
Informasi Pemasangan Iklan: Nuniek Email : iklan@detiksport.com Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526 |
||||
| :: HOME | BASKET | FORMULA 1 | MOTOGP | RAKET | TINJU | SPORT LAIN | SEPAK BOLA :: | |
:: detikcom | detikFood | detikHot | detiki-Net | detikPortal :: |
|
| © 2008 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer | |