Forum detikSport
- Siapa Juara Nba Slamdunks... azzawaza
- Ngundang Satria Muda... 8909cc
- beranda basket mania..tem... muammar1234
- DETIKERS Basketball Team?... morrison
- beranda basket mania..tem... muammar1234
- Basket Indonesia... lithdut
Berita Lain
- Selasa, 24/06/2008 00:37 WIB
Kobe Pimpin Tim Basket AS ke Olimpiade - Rabu, 18/06/2008 14:19 WIB
Celtics Juara NBA - Senin, 16/06/2008 13:20 WIB
Lakers Perpanjang Nafas
Indeks Berita
Baca Juga
Sabtu, 03/05/2008 20:44 WIB
Final Four IBL
SM Menang Mudah atas Bhinneka
Arya Perdhana - detiksport

Jakarta - Satria Muda Britama terlalu tangguh bagi Bhinneka Solo. Tim asal Jakarta itu menang dengan skor telak 72-49 dalam partai pertama final four A Mild IBL di Jakarta, Sabtu (3/5/2008).
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Britama Arena, Jakarta, SM tampil dengan performa luar biasa. Kemenangan besar atas Bhinneka itu membuka peluang mereka untuk melaju ke Championship Game.
Tanda-tanda SM mendominasi telah terlihat sejak menit pertama. Dengan menurunkan semua pemain terbaiknya, tim besutan pelatih Fictor Gideon Roring itu langsung tampil menekan defense Bhinneka. Determinasi point guard Faisal J Ahmad mampu membawa SM langsung unggul jauh kuarter pertama dengan skor 32-16.
Setelah memimpin di perempat pertama, SM sedikit menurunkan tekanan pada kuarter kedua. Sayang, kesempatan itu gagal dimanfaatkan Bhinneka untuk mengejar ketertinggalan. Hasilnya hingga akhir babak pertama SM memperlebar keunggulan menjadi 48-27.
Pada kuarter ketiga, SM mampu mencetak 17 poin, dan Bhinneka hanya menambah lima angka. Pada kuarter terakhir Ito --sapaan Fictor Roring-- menyimpan para pemain inti dan hanya menurunkan semua pemain cadangan. SM akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 72-49.
"Kunci kemenangan kami terletak pada kuarter pertama. Melihat penampilan tim bagus di awal pertandingan membuat saya optimistis kami akan menang," komentar Ito dalam rilis yang diterima detiksport.
Mendominasi sepanjang pertandingan dan tidak mendapat perlawanan yang berarti dari Bhinneka membuat Ito bisa menyimpn para punggawa inti andalannya. Namun hal itu gagal dimanfaatkan Bhinneka karena banyaknya turnover dan kegagalan memanfaatkan peluang. Tim asal Solo itu sulit mengejar defisit poin dari SM.
"Kemenangan ini membuktikan kami sangat serius mempersiapkan diri untuk final four. Saya tidak peduli dengan kemenangan besar ini. Berapapun skor akhir yang penting kami bisa menang," ujar Ito yang juga pelatih tim nasional itu.
Sementara bagi Bhinneka, kekalahan melahirkan kekecewaan dari sosok pelatih Ateng Sugijanto. "Saya sedikit kecewa dengan permainan tim hari ini. Mereka bermain sangat terburu-buru dan tidak rileks," ucap Ateng.
"Kami juga telah melakukan semua taktik baik zona maupun man to man defense untuk meredam kekuatan SM. Namun, semua usaha itu selalu gagal," tambahnya.
Menggunakan sistem best of three, Bhinneka harus merebut game kedua untuk bisa membalikkan keadaan. Bila SM menang lagi, maka tiket ke final (Championship Game) pun akan berhasil diamankan.
( arp / a2s )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Final Four IBL
SM Menang Mudah atas Bhinneka
Arya Perdhana - detiksport

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Britama Arena, Jakarta, SM tampil dengan performa luar biasa. Kemenangan besar atas Bhinneka itu membuka peluang mereka untuk melaju ke Championship Game.
Tanda-tanda SM mendominasi telah terlihat sejak menit pertama. Dengan menurunkan semua pemain terbaiknya, tim besutan pelatih Fictor Gideon Roring itu langsung tampil menekan defense Bhinneka. Determinasi point guard Faisal J Ahmad mampu membawa SM langsung unggul jauh kuarter pertama dengan skor 32-16.
Setelah memimpin di perempat pertama, SM sedikit menurunkan tekanan pada kuarter kedua. Sayang, kesempatan itu gagal dimanfaatkan Bhinneka untuk mengejar ketertinggalan. Hasilnya hingga akhir babak pertama SM memperlebar keunggulan menjadi 48-27.
Pada kuarter ketiga, SM mampu mencetak 17 poin, dan Bhinneka hanya menambah lima angka. Pada kuarter terakhir Ito --sapaan Fictor Roring-- menyimpan para pemain inti dan hanya menurunkan semua pemain cadangan. SM akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 72-49.
"Kunci kemenangan kami terletak pada kuarter pertama. Melihat penampilan tim bagus di awal pertandingan membuat saya optimistis kami akan menang," komentar Ito dalam rilis yang diterima detiksport.
Mendominasi sepanjang pertandingan dan tidak mendapat perlawanan yang berarti dari Bhinneka membuat Ito bisa menyimpn para punggawa inti andalannya. Namun hal itu gagal dimanfaatkan Bhinneka karena banyaknya turnover dan kegagalan memanfaatkan peluang. Tim asal Solo itu sulit mengejar defisit poin dari SM.
"Kemenangan ini membuktikan kami sangat serius mempersiapkan diri untuk final four. Saya tidak peduli dengan kemenangan besar ini. Berapapun skor akhir yang penting kami bisa menang," ujar Ito yang juga pelatih tim nasional itu.
Sementara bagi Bhinneka, kekalahan melahirkan kekecewaan dari sosok pelatih Ateng Sugijanto. "Saya sedikit kecewa dengan permainan tim hari ini. Mereka bermain sangat terburu-buru dan tidak rileks," ucap Ateng.
"Kami juga telah melakukan semua taktik baik zona maupun man to man defense untuk meredam kekuatan SM. Namun, semua usaha itu selalu gagal," tambahnya.
Menggunakan sistem best of three, Bhinneka harus merebut game kedua untuk bisa membalikkan keadaan. Bila SM menang lagi, maka tiket ke final (Championship Game) pun akan berhasil diamankan.
( arp / a2s )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526


