Forum detikSport
- Rumah Tiger Wood... dekil
- Goshinbudo Jujutsu Indone... john_lord_b3
- memancing [all about] by ... STAIRWAYtoHEAVEN
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- bwat penggemar base ball ... 'Insan
- [Merged=KUNG FU]Yuk belaj... shiyilang
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 00:39 WIB
Tour de France 2010 Dimulai di Belanda - Kamis, 20/11/2008 01:20 WIB
Olimpiade 2012
Venue Pindah Lokasi demi Penghematan
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 14/08/2005 19:23 WIB
FIM-UAM Asian Motocross 2005 Seri IV
Ditabrak, Aep ke-3 di Race 2
Salomo Sihombing - detiksport

Solo - Aep Dadang gagal mengulangi suksesnya sebagai runner-up di race 2. Akibat tertabrak pembalap lain, Aep hanya mampu merebut posisi ketiga. Arron Klanjseck dari Australia jadi yang terbaik.
Sebenarnya Aep memiliki peluang yang besar untuk setidaknya mempertahankan posisinya sebagai runner-up. Namun saat balapan berlangsung di Sirkuit Goro Assalam, Solo, Minggu (14/8/2005), pembalap asal Bandung itu sempat tertabrak pembalap Selandia Baru James Robinson.
Akibat tabrakan tersebut, Aep mengalami cedera di kaki kanannya, sehingga sulit untuk melakukan jumping. Meski demikian perlahan-lahan Aep mampu menyusul lawan-lawannya termasuk rekan senegaranya Deny Orlando hingga finis di urutan ketiga.
Orlando sendiri akhirnya hanya finis di urutan kelima. Ini merupakan hasil terbaiknya di seri IV, setelah pada race 1 hanya mampu menempati posisi keenam.
"Saya jatuh dua kali di race 1, namun pada race kedua saya membuat kesalahan sendiri sehingga disalip Aep. Tetapi setelah itu saya tetap konsisten dan tidak melakukan kesalahan lagi," ujar Orlando saat konfrensi pers usai balapan.
Sebagai juara pada race 2 adalah Arron Klanjseck. Di race sebelumnya, pembalap Australia itu gagal finis karena terjatuh. Beruntung tidak ada cedera berat yang dialaminya sehingga mampu tampil cukup maksimal di race 2.
Namun kemenangan Klanjseck ini tidak berarti banyak dalam peringkat klasemen sementara FIM-UAM Asian Motocross Championship. Sebab ini merupakan penampilan pertamanya. Pimpinan klasemen kini ditempati James Robinson dengan 154 poin menggeser pembalap Filipina Glen Aguilar (132) yang absen pada race ini.
Aep yang memperoleh tambahan poin 42 kini naik satu peringkat ke posisi empat dengan total 122 poin, sama dengan Arnon Theplib yang berada di atasnya. Sementara Orlando yang tadinya berada di urutan empat kini turun ke peringkat kelima.
Sementara itu di nomor 85cc yang juga dilangsungkan dalam dua race, pembalap Thailand Arunkrun Pinpon menjadi berbagi gelar juara dan runner-up dengan pembalap Australia Jarryd McNeil. Pinpon finis kedua pada race 1, dan juara di race berikutnya. Sebaliknya McNeil juara di race 1 dan runner-up di race 2.
Hasil race 2 kelas SE 125cc (10 besar):
1.Arron Klanjseck - Australia
2.Arnon Theplib - Thailand
3.Aep Dadang - Indonesia
4.Tadazuka Otsuka - Jepag
5.Deny Orlando - Indonesia
6.Jovie Saulog - Filipina
7.James Robinson - Selandia Baru
8.Adi Aprian - Indonesia
9.Heri Gunawan - Indonesia
10.Hendra kumala - Indonesia
Perolehan poin seri IV (10 besar) (race 1 + race 2 = total)
1.Arnon Theplib 25 + 22 = 47
2.Aep Dadang 22 + 20 = 42
3.Tadazuka Otsuka 18 + 18 = 36
4.James Robinson 20 + 14 = 34
5.Deny Orlando 15+16 = 31
6.Jovie Saulog 16 + 15 = 31
7.Arron Klanjseck 0 + 25 = 25
8.Heri Gunawan 12 + 12 = 24
9.Hendra Kumala 13 + 11 = 24
10.Adi Aprian Nugraha 9 + 13 = 22 ( mel )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
FIM-UAM Asian Motocross 2005 Seri IV
Ditabrak, Aep ke-3 di Race 2
Salomo Sihombing - detiksport
Sebenarnya Aep memiliki peluang yang besar untuk setidaknya mempertahankan posisinya sebagai runner-up. Namun saat balapan berlangsung di Sirkuit Goro Assalam, Solo, Minggu (14/8/2005), pembalap asal Bandung itu sempat tertabrak pembalap Selandia Baru James Robinson.
Akibat tabrakan tersebut, Aep mengalami cedera di kaki kanannya, sehingga sulit untuk melakukan jumping. Meski demikian perlahan-lahan Aep mampu menyusul lawan-lawannya termasuk rekan senegaranya Deny Orlando hingga finis di urutan ketiga.
Orlando sendiri akhirnya hanya finis di urutan kelima. Ini merupakan hasil terbaiknya di seri IV, setelah pada race 1 hanya mampu menempati posisi keenam.
"Saya jatuh dua kali di race 1, namun pada race kedua saya membuat kesalahan sendiri sehingga disalip Aep. Tetapi setelah itu saya tetap konsisten dan tidak melakukan kesalahan lagi," ujar Orlando saat konfrensi pers usai balapan.
Sebagai juara pada race 2 adalah Arron Klanjseck. Di race sebelumnya, pembalap Australia itu gagal finis karena terjatuh. Beruntung tidak ada cedera berat yang dialaminya sehingga mampu tampil cukup maksimal di race 2.
Namun kemenangan Klanjseck ini tidak berarti banyak dalam peringkat klasemen sementara FIM-UAM Asian Motocross Championship. Sebab ini merupakan penampilan pertamanya. Pimpinan klasemen kini ditempati James Robinson dengan 154 poin menggeser pembalap Filipina Glen Aguilar (132) yang absen pada race ini.
Aep yang memperoleh tambahan poin 42 kini naik satu peringkat ke posisi empat dengan total 122 poin, sama dengan Arnon Theplib yang berada di atasnya. Sementara Orlando yang tadinya berada di urutan empat kini turun ke peringkat kelima.
Sementara itu di nomor 85cc yang juga dilangsungkan dalam dua race, pembalap Thailand Arunkrun Pinpon menjadi berbagi gelar juara dan runner-up dengan pembalap Australia Jarryd McNeil. Pinpon finis kedua pada race 1, dan juara di race berikutnya. Sebaliknya McNeil juara di race 1 dan runner-up di race 2.
Hasil race 2 kelas SE 125cc (10 besar):
1.Arron Klanjseck - Australia
2.Arnon Theplib - Thailand
3.Aep Dadang - Indonesia
4.Tadazuka Otsuka - Jepag
5.Deny Orlando - Indonesia
6.Jovie Saulog - Filipina
7.James Robinson - Selandia Baru
8.Adi Aprian - Indonesia
9.Heri Gunawan - Indonesia
10.Hendra kumala - Indonesia
Perolehan poin seri IV (10 besar) (race 1 + race 2 = total)
1.Arnon Theplib 25 + 22 = 47
2.Aep Dadang 22 + 20 = 42
3.Tadazuka Otsuka 18 + 18 = 36
4.James Robinson 20 + 14 = 34
5.Deny Orlando 15+16 = 31
6.Jovie Saulog 16 + 15 = 31
7.Arron Klanjseck 0 + 25 = 25
8.Heri Gunawan 12 + 12 = 24
9.Hendra Kumala 13 + 11 = 24
10.Adi Aprian Nugraha 9 + 13 = 22 ( mel )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
