Forum detikSport
- Gina Carano... Kingindian
- Martial Artist... xuXux
- Model & Game Icon (P... iverson
Berita Lain
- Kamis, 28/08/2008 02:10 WIB
Bolt Bisa Lebih Kencang Lagi - Rabu, 27/08/2008 22:14 WIB
Terimakasih Adhyaksa untuk Atlet - Rabu, 27/08/2008 00:24 WIB
Bonus Peraih Medali Olimpiade Ditambah, Tanpa Pajak - Senin, 25/08/2008 13:48 WIB
JK: 2045 Indonesia Gelar Olimpiade - Senin, 25/08/2008 04:30 WIB
Olimpiade Beijing
AS Menolak Dianggap Kalah - Minggu, 24/08/2008 22:25 WIB
Cina Juara Umum, Beckham Meriahkan Penutupan
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 14/08/2005 21:02 WIB
FIM-UAM Asian Motocross 2005 Seri IV
Balapan Lancar, Fans Membludak
Salomo Sihombing - detiksport
Solo - Kejuaraan Asia Motocross seri IV di sirkuit Goro Assalam, Solo, telah selesai. Minimnya keluhan, balapan yang sesuai jadwal dan animo penonton yang tinggi membuat panitia puas.
"Tidak sangat sukses, tapi sukses," seperti itulah komentar promotor dan juga Ketua Umum Organising Committee FIM-UAM Asian Motocoss Championship Helmy Sungkar soal pelaksaan balapan yang digelar 12-14 Agustus 2005 ini.
Dari sisi teknis pelaksanaan, hampir tidak ada masalah yang mayor. Satu hal yang sempat dikhawatirkan ialah kondisi trek yang berdebu, namun ternyata hal itu tidak sampai menggangu jalannya lomba.
Mengenai jumlah pembalap, dari sebelumnya diperkirakan maksimal 200, namun hingga penutupan pendaftaran hampir mencapai 300. "Kita bahkan dengan terpaksa menolak pendaftaran yang memang sudah lewat waktunya, meski hanya beberapa jam," ujar Helmy menjawab pertanyaan detiksport.
Salah satu hal yang terlihat menarik di seri kali ini adalah tampilnya 20 pembalap cilik yang berusia di bawah 10 tahun, yang turun dalam kelas Pewee. Ini membuktikan bahwa olahraga motorcross di Indonesia sudah semakin dikenal masyarakat.
Tingginya animo masyarakat juga dapat dilihat dari banyaknya penonton yang datang ke stadion. Di perkirakan minimal 13 ribu penonton memadati pinggir lintasan balap yang memiliki panjang 1.100-1.200 meter itu. Padahal panitia mengenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 15 ribu untuk kelas umum dan Rp 50 ribu untuk tribun.
Selain sukses sebagai penyelenggara, kali ini Indonesia jua mendapatkan hasil yang lebih baik dari tiga seri sebelumnya. Sebab, podium kedua dan ketiga yang diraih Aep Dadang di kelas SE 125cc merupakan podium tiga besar pertama bagi pembalap Indonesia di tahun ini.
"Inilah yang kita harapkan. Apalagi dengan adanya pembalap-pembalap muda, prestasi olahraga motocross Indonesia akan lebih maju," simpul Helmy.
( a2s )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
FIM-UAM Asian Motocross 2005 Seri IV
Balapan Lancar, Fans Membludak
Salomo Sihombing - detiksport
"Tidak sangat sukses, tapi sukses," seperti itulah komentar promotor dan juga Ketua Umum Organising Committee FIM-UAM Asian Motocoss Championship Helmy Sungkar soal pelaksaan balapan yang digelar 12-14 Agustus 2005 ini.
Dari sisi teknis pelaksanaan, hampir tidak ada masalah yang mayor. Satu hal yang sempat dikhawatirkan ialah kondisi trek yang berdebu, namun ternyata hal itu tidak sampai menggangu jalannya lomba.
Mengenai jumlah pembalap, dari sebelumnya diperkirakan maksimal 200, namun hingga penutupan pendaftaran hampir mencapai 300. "Kita bahkan dengan terpaksa menolak pendaftaran yang memang sudah lewat waktunya, meski hanya beberapa jam," ujar Helmy menjawab pertanyaan detiksport.
Salah satu hal yang terlihat menarik di seri kali ini adalah tampilnya 20 pembalap cilik yang berusia di bawah 10 tahun, yang turun dalam kelas Pewee. Ini membuktikan bahwa olahraga motorcross di Indonesia sudah semakin dikenal masyarakat.
Tingginya animo masyarakat juga dapat dilihat dari banyaknya penonton yang datang ke stadion. Di perkirakan minimal 13 ribu penonton memadati pinggir lintasan balap yang memiliki panjang 1.100-1.200 meter itu. Padahal panitia mengenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 15 ribu untuk kelas umum dan Rp 50 ribu untuk tribun.
Selain sukses sebagai penyelenggara, kali ini Indonesia jua mendapatkan hasil yang lebih baik dari tiga seri sebelumnya. Sebab, podium kedua dan ketiga yang diraih Aep Dadang di kelas SE 125cc merupakan podium tiga besar pertama bagi pembalap Indonesia di tahun ini.
"Inilah yang kita harapkan. Apalagi dengan adanya pembalap-pembalap muda, prestasi olahraga motocross Indonesia akan lebih maju," simpul Helmy.
( a2s )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
