Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Selasa, 20/11/2007 02:50 WIB

Henin Tentang Pengaturan Skor
Andi Abdullah Sururi - detiksport


(AFP/Philippe Desmazes)

Jakarta - Maraknya investigasi kasus dugaan pemain terlibat pengaturan pertandingan tenis membuat Justine Henin prihatin. Ia pun mendukung agar yang bersalah dilarang main selamanya.

Dikatakan petenis putri nomor satu dunia itu, otoritas tenis seharusnya bersikap tanpa kompromi dalam memberangus orang-orang yang merusak aspek sportivitas dalam olahraga tersebut.

Saat ditanya persetujuannya bahwa pemain yang bersalah harus dijatuhi hukuman skorsing seumur hidup, ia menjawab, "Ya, tentu saja."

"Tak ada toleransi soal itu. Ini sangatlah penting dan hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi," cetusnya seperti dikutip BBC.

Dunia tenis terutama di kelompok putra sedang diguncang oleh spekulasi pengaturan pertandingan dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa pemain termasuk Arnaud Clement, Michael Llondra dan Gilles Elseneer mengaku pernah ditawari bandar judi, tapi menolak.

Henin, yang tahun ini menutup musim manisnya dengan menjuarai Sony Ericsson Championship di Madrid, mengatakan dirinya tak pernah menyaksikan langsung aktivitas kotor tersebut.

"Saya tak pernah mendengar apa-apa, dan tak pernah ada yang mendatangi saya. Tapi jika kita membahasnya, berarti masalah ini mungkin memang ada."

"Tidak gampang mencari tahu apa yang terjadi, dan kalaupun terjadi, itu karena saat ini kita belum punya bukti. Tapi buat saya ini seperti masalah doping -- tidak lebih penting ataukah kurang penting."

( a2s / krs )

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526