Forum detikSport
- Lewis meragukan... NosaAllonso
- Honda Mundur... Icarus
- Yang lainnya?... lonsohater
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Scuderia Ferrari Marlboro... Joxhua
- Mclaren Mercedes fans..... emblazon
Berita Lain
- Rabu, 07/01/2009 17:39 WIB
McLaren Tim Favorit 2008 - Rabu, 07/01/2009 05:36 WIB
Ferrari Siapkan Mesin untuk Honda - Selasa, 06/01/2009 19:00 WIB
GP Brasil 2008 yang Berat Buat Glock - Selasa, 06/01/2009 17:20 WIB
Schumi Dihubungkan dengan Honda - Selasa, 06/01/2009 11:05 WIB
Pitstop Ferrari Pakai Sinyal Lampu Lagi - Selasa, 06/01/2009 07:15 WIB
Jet-jet Darat Baru Siap Diluncurkan
Indeks Berita
Baca Juga
Jumat, 23/11/2007 19:32 WIB
Tuduhan Baru Terhadap Renault
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Joseph Lago
Jakarta - Kasus kepemilikan data McLaren oleh Renault kembali bergulir. Kini muncul tuduhan baru pada Renault kalau mereka tak sekedar memiliki, tapi sudah diuntungkan dengan data tersebut.
Renault sebelumnya telah mengakui kalau mereka memiliki data teknis Mclaren yang dibawa Phil Mackareth -- mantan tekhnisi McLaren yang kemudian bekerja di Renault. Meski begitu tim pimpinan Falvio Briatore itu selalu kekeuh mengatakan kalau mobil yang mereka bangun 100% bebas dari pengaruh data McLaren.
Namun kini muncul tuduhan baru kalau data McLaren yang dimiliki secara ilegal tersebut sudah memberi keuntungan pada pengembangan mobil mereka.
"Jelas sekali kalau desain rahasia McLaren telah secara sadar, sengaja dan secara luas telah dibicarakan serta didiskusikan dengan insinyur desain dan mesin Renault yang kemudian memberikan mereka keuntungan yang tidak fair," ungkap pengacara McLaren seperti diberitakan Autosport.
Disebutkan juga kalau pengacara McLaren merasa kecewa dengan sikap Renault menanggapi kasus tersebut. Menurut sebuah sumber, McLaren melalui pengacaranya sudah mengirimkan surat protes resmi menyusul sikap "tidak bekerjasama" yang ditunjukkan staf Renault dalam proses penyelidikan.
Yang juga diprotes kubu McLaren adalah laporan yang dibuat Renault yang menurut mereka "tidak lengkap" atau "menyesatkan". Mclaren juga menuduh beberapa anggota Renault memberikan kesaksian yang berbeda.
Pengacara McLaren juga meyakini kalau data milik mereka dibaca oleh setidaknya 18 teknisi Renault. Bahkan tujuh staf senior termasuk Kepala Desain Tim Densham, Wakil Direktur Tekhnik James Allison dan Kepala R&D Robin Tuluie juga ikut mendiskusikan data tersebut. Atas tuduhan tersebut Renault rencananya akan menghadapi FIA pada 6 Desember. .
( din / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Tuduhan Baru Terhadap Renault
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Joseph Lago
Renault sebelumnya telah mengakui kalau mereka memiliki data teknis Mclaren yang dibawa Phil Mackareth -- mantan tekhnisi McLaren yang kemudian bekerja di Renault. Meski begitu tim pimpinan Falvio Briatore itu selalu kekeuh mengatakan kalau mobil yang mereka bangun 100% bebas dari pengaruh data McLaren.
Namun kini muncul tuduhan baru kalau data McLaren yang dimiliki secara ilegal tersebut sudah memberi keuntungan pada pengembangan mobil mereka.
"Jelas sekali kalau desain rahasia McLaren telah secara sadar, sengaja dan secara luas telah dibicarakan serta didiskusikan dengan insinyur desain dan mesin Renault yang kemudian memberikan mereka keuntungan yang tidak fair," ungkap pengacara McLaren seperti diberitakan Autosport.
Disebutkan juga kalau pengacara McLaren merasa kecewa dengan sikap Renault menanggapi kasus tersebut. Menurut sebuah sumber, McLaren melalui pengacaranya sudah mengirimkan surat protes resmi menyusul sikap "tidak bekerjasama" yang ditunjukkan staf Renault dalam proses penyelidikan.
Yang juga diprotes kubu McLaren adalah laporan yang dibuat Renault yang menurut mereka "tidak lengkap" atau "menyesatkan". Mclaren juga menuduh beberapa anggota Renault memberikan kesaksian yang berbeda.
Pengacara McLaren juga meyakini kalau data milik mereka dibaca oleh setidaknya 18 teknisi Renault. Bahkan tujuh staf senior termasuk Kepala Desain Tim Densham, Wakil Direktur Tekhnik James Allison dan Kepala R&D Robin Tuluie juga ikut mendiskusikan data tersebut. Atas tuduhan tersebut Renault rencananya akan menghadapi FIA pada 6 Desember. .
( din / din )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
