Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Senin, 10/03/2008 15:15 WIB

'Nasib GP Australia di Tangan PM'
Kris Fathoni W - detiksport


London - Australia sepertinya bakal benar-benar dicoret dari kalender F1 selepas kontraknya habis, seiring dengan penegasan perdana menteri-nya untuk tak menggelar balapan malam karena soal biaya.

Isu seputar pencoretan tersebut sudah lama berkembang. Dan kini tampaknya hal tersebut semakin mendekati kenyataan setelah bos F1 Bernie Ecclestone mengungkapkan diskusinya dengan PM Australia Kevin Rudd.

"Saya sudah bicara dengan Kevin Rudd dan dia bilang kepada saya akan terlalu makan biaya untuk melakukan re-stage balapan, jadi saya pikir, ya sudah. Kami takkan ke Australia lebih lama lagi," ujar Ecclestone kepada Daily Mail yang dikutip F1 Live.

Penolakan "Negeri Kangguru" tersebut untuk menggelar balapan malam jadi pemicu utama tak lagi digelarnya adu cepat "jet darat". Alasannya, waktu penyelenggaraan balapan di sana telah membuat pecinta F1 di Eropa harus rela bangun dini hari untuk menyaksikan jalannya balapan.

"Satu-satunya cara agar balapan bisa bertahan di Melbourne, atau di manapun di Australia, adalah jika dilangsungkan di malam hari sehingga publik Eropa bisa melihatnya," lanjut Bernie.

"Saat ini, menggelikan meminta orang tak tidur untuk menyaksikan tayangan langsungnya. Itu tak bisa berlanjut. Alternatifnya adalah mencoret agenda balapan di Australia," tandas pria 77 tahun itu.

( krs / arp )

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526