Forum detikSport
- [video] Aksi aksi para pe... fans_ayanami
- Apakah MotoGP akan sama t... andreclp
- Curhat Lebaran...... bogalalakon2000
- Tempat Ngobrol2nya Moto G... Gomes
- [Merge Threads] For Rossi... fitri2107
- Absen dulu yuk............. maungv
Berita Lain
- Selasa, 14/10/2008 01:27 WIB
Jelang MotoGP Malaysia
Stoner Tetap Ingin Kepala Tegak - Kamis, 09/10/2008 07:00 WIB
'Hayden Suka Nyontek Data Pedrosa' - Rabu, 08/10/2008 00:06 WIB
Nasib Stoner Bisa Seperti Kevin Schwantz - Selasa, 07/10/2008 02:10 WIB
Kenapa Tunda Operasi, Stoner? - Minggu, 05/10/2008 17:47 WIB
Rossi: Balapan yang Menarik! - Minggu, 05/10/2008 15:58 WIB
Stoner Bahagia Bisa Menang Lagi
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit MotoGP 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender MotoGP 2008
Senin, 05/05/2008 01:18 WIB
Awal Kebangkitan Melandri dengan Ducati?
Kris Fathoni W - detiksport

AFP
Shanghai - Pada seri keempat musim ini, Marco Melandri sukses menempati posisi kelima usai tiga seri mengecewakan. Dia pun mengisyaratkan kalau ini adalah awal penampilan sejati dirinya bersama Ducati, usai pindah dari Honda.
Musim lalu Melandri mampu duduk di posisi lima klasemen akhir ketika masih menunggangi Honda RC212V. Namun di tiga seri awal musim ini, usai bergabung dengan Ducati, dia masih terseok-seok dan belum mampu finis di sepuluh besar.
Baru di Shanghai pembalap asal Italia itu tampil mengesankan dengan finis di posisi lima. Yang lebih luar biasa, itu dicapainya setelah mengawali balapan dari posisi 12.
"Saya pikir ini sudah jadi balapan terbaik musim ini. Mulai sekarang kami bisa mulai bekerja dan membenahi," tukas Melandri seperti dilansir Autosport.
Pembalap berusia 25 tahun itu mengaku sebenarnya bisa menorehkan hasil lebih baik jika saja dia bisa lebih baik di putaran pertama. "Saya kehilangan waktu di awal. Saya memulai dengan baik dan melewati banyak pembalap, tapi (Loris) Capirossi melewati saya setelah tikungan pertama dan saya kehilangan waktu dan (James) Toseland juga melewati saya. Di lintasan lurus, saya melewati Toseland dan dia membuat saya melebar sehingga Nicky (Hayden) melewati saya, dan saya pun harus memulai lagi."
Apapun, balapan itu tetap berakhir dengan memuaskan dirinya. Meski begitu, masih ada beberapa hal di motor Ducati yang belum membuatnya puas. "Bagian tikungan pelan masih sulit, saya harus lewat luar dan menguasai motor, (karena) kalau tidak motor akan banyak bergerak. Pada revs yang teramat rendah, sangat sulit untuk membuka throttle," tandas dia.
( krs / ian )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Awal Kebangkitan Melandri dengan Ducati?
Kris Fathoni W - detiksport

AFP
Musim lalu Melandri mampu duduk di posisi lima klasemen akhir ketika masih menunggangi Honda RC212V. Namun di tiga seri awal musim ini, usai bergabung dengan Ducati, dia masih terseok-seok dan belum mampu finis di sepuluh besar.
Baru di Shanghai pembalap asal Italia itu tampil mengesankan dengan finis di posisi lima. Yang lebih luar biasa, itu dicapainya setelah mengawali balapan dari posisi 12.
"Saya pikir ini sudah jadi balapan terbaik musim ini. Mulai sekarang kami bisa mulai bekerja dan membenahi," tukas Melandri seperti dilansir Autosport.
Pembalap berusia 25 tahun itu mengaku sebenarnya bisa menorehkan hasil lebih baik jika saja dia bisa lebih baik di putaran pertama. "Saya kehilangan waktu di awal. Saya memulai dengan baik dan melewati banyak pembalap, tapi (Loris) Capirossi melewati saya setelah tikungan pertama dan saya kehilangan waktu dan (James) Toseland juga melewati saya. Di lintasan lurus, saya melewati Toseland dan dia membuat saya melebar sehingga Nicky (Hayden) melewati saya, dan saya pun harus memulai lagi."
Apapun, balapan itu tetap berakhir dengan memuaskan dirinya. Meski begitu, masih ada beberapa hal di motor Ducati yang belum membuatnya puas. "Bagian tikungan pelan masih sulit, saya harus lewat luar dan menguasai motor, (karena) kalau tidak motor akan banyak bergerak. Pada revs yang teramat rendah, sangat sulit untuk membuka throttle," tandas dia.
( krs / ian )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
