- Piala Dunia 2010 Pakai Ci... onde-onde
- Daftar Link Streaming Wor... n3o
- Pelatih muda dan prestasi... lelaki
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Kamis, 16/10/2008 06:15 WIB
Capello: Ini Hanya Sebuah Kemenangan - Kamis, 16/10/2008 05:10 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
Kok Belum Bisa Menang di Kandang, Portugal? - Kamis, 16/10/2008 05:03 WIB
Rooney Banjir Sanjungan - Kamis, 16/10/2008 04:31 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
Aquilani Mantapkan Posisi Italia - Kamis, 16/10/2008 03:54 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
Jerman Amankan Posisi Puncak - Kamis, 16/10/2008 03:38 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
Villa Jaga Kesempurnaan Spanyol
Indeks Berita
detikSport »
o
Sabtu, 10/05/2008 02:23 WIB
Pengaturan Skor Liga Portugal
Poin Porto Dikurangi, Boavista Degradasi
Kardhika Cipta Binangkit - detiksport

AFP/Miguel Riopa
Diberitakan Yahoosport, Sabtu (10/8/2008), Komite Disiplin Liga Portugal memutuskan FC Porto dan Boavista terlibat dalam skandal pengaturan skor yang terjadi pada musim 2003/2004 lalu. Atas kasus yang kemudian dikenal dengan 'Apito Dourado' (Peluit Emas) itu, dua klub besar ini pun menerima ganjarannya.
FC Porto dihukum pemangkasan enam poin serta denda Rp 2,1 miliar. Tidak hanya itu, Presiden klub Jorge Pinto da Costa juga dihukum tidak boleh terlibat dalam dunia sepakbola dan di denda Rp 142 juta.
Meski dikurangi enam poin, gelar juara liga yang diraih Porto musim ini tidak dicabut karena mereka duduk di puncak klasemen dengan keunggulan 20 poin dari pesaing terdekatnya. Sementara Boavista yang duduk di posisi enam klasemen harus menerima diturunkan ke divisi satu setelah terbukti menekan wasit dalam tiga pertandingan di musim 2003 dan 2004.
Klub ketiga yang terbukti terlibat dalam kasus ini adalah tim papan bawah Uniao Leiria, mereka dihukum pengurangan tiga poin dan presidennya, Joao Bartolomeu dijatuhi sanksi larangan terjun ke sepakbola selama tahun. Lima wasit dan satu asisten wasit juga diberi sanksi tegas setelah terbukti terlibat.
Kasus ini sempat menyeret Jose Mourinho yang membesut FC Porto pada musim 2003/04. Namun keterlibatan The Special one dibantah mantan Presiden FC, Porto Pinto da Costa. Menurutnya dugaan itu tidak berdasar, karena Mourinho belum melatih ketika partai yang diatur itu terjadi.
Komite Disiplin Portugal hingga saat ini telah memanggil 85 orang termasuk beberapa wasit untuk dimintai keterangan dalam kasus yang menghabiskan 1000 halaman berkas investigasi ini
"Kami rasa kami dapat memberikan kontribusi yang positif untuk sepakbola portugal" Ujar Presiden Komite Disiplin Ricardo Costa optimis.
( din / din )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
