Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Sabtu, 10/05/2008 08:28 WIB
Mundurnya Super Aguri
Fry Bantah Terlibat
Kardhika Cipta Binangkit - detiksport


Istanbul - Nick Fry disebut-sebut sebagai tokoh di belakang mundurnya Super Aguri dari F1 musim ini. Tuduhan yang dengan tegas dibantah oleh Presiden Eksekutif Honda itu.

Tuduhan Fry terlibat dalam upaya mendepak Super Aguri dari lintasan F1 dilontarkan Aguri Suzuki saat secara resmi mengumumkan pengunduran diri timnya dari ajang balapan jet darat.

"Saya tidak mengerti kenapa Fry mendadak sering mengomentari banyak hal. Honda adalah pendukung kami dam dia (Fry) bukan CEO Honda. Saya tak tertarik dengan apapun yang dilakukan Nick Fry dan saya tak tahu apa yang sudah dia bicarakan," ungkap Suzuki beberapa hari lalu.

Tuduhan serupa datang dari Franz Josef Weigl, pimpinan Weigl Group yang sebelumnya berencana mengakuisisi Super Aguri. Weigl menyebut Fry melakukan segala cara untuk menghentikan usaha penyelamatan Super Aguri.

Mendapat tuduhan seperti itu Fry dengan tegas membatahnya. Meski begitu dia bersikukuh dengan pendapat bahwa tim asal Jepang itu memang sudah tak mungkin diselamatkan.

"Saya pikir itu sungguh tidak realistis. Realitasnnya, saat Anda memasuki balapan grand prix, Anda harus melihat jangka menengah dan jangka panjang, begitu juga jangka pendek. Fakta yang dihadapi Super Aguri, kami mencari partner serius untuk jangka panjang dan itu butuh sumberdaya yang substansial. Sesuatu yang kami harap datang dari kesepakatan dengan Magma/DIC, tapi sayangnya tidak terjadi," terang Fry seperti diberitakan Autosport.

Soal pembicaraan dengan Bernie Ecclestone yang kemudian disebut-sebut berbuntut dilarangnya truk Supr Aguri masuk Istanbul Park, Fry juga menolaknya.

"Bernie mendapat informasi dengan lengkap tentang apa yang sesungguhnya terjadi dari awal, itu yang seharusnya Anda harapkan dari seseorang yang menggelar seluruh event. Saya pikir sangat akan sangat lancang menyebut saya memiliki kendali soal siapa yang boleh dan tidak memasuki pit," pungkas Fry. ( din / din )

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526