Forum detikSport
- BATTLE: VIC (serbia) vs O... ROMEO_MANIA
- ALL about Andy Murray... ROMEO_MANIA
- Hendra Setiawan Lucu Ya... gatudu_GaTauDeh_Patudu
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Senin, 13/10/2008 00:13 WIB
Kremlin Cup
Atasi Safin, Kunitsyn Jawara - Minggu, 12/10/2008 22:53 WIB
Kremlin Cup
Titel Ketiga Jankovic dalam Tiga Pekan - Jumat, 10/10/2008 16:23 WIB
Federer Akhiri Cuti Panjangnya - Rabu, 08/10/2008 16:38 WIB
Hadiah Uang Australia Terbuka Naik - Minggu, 05/10/2008 21:34 WIB
Nomor 1 Lagi, Jankovic Juara di Stuttgart - Minggu, 05/10/2008 20:30 WIB
Macao Grand Prix Gold 2008
Taufik Akhirnya Juara
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 11/05/2008 17:58 WIB
Thomas & Uber Cup 2008
Suporter Jerman Boleh Juga
Arya Perdhana - detiksport

(detiksport/Arya Perdhana)
Jakarta - Ada sesuatu yang menarik perhatian di pergelaran hari pertama Bank BRI Thomas Cup & Uber Cup 2008 di Istora Senayan, Minggu (11/5/2008). Para suporter Jerman tampil seperti fans sepakbola.
Tim Thomas Jerman datang ke Jakarta sebagai underdog. Bergabung di Grup D bersama tuan rumah Indonesia dan Thailand, tim yang dikomandoi manajer Martin Kranitz itu tak berharap banyak.
Tak diunggulkan bukan berarti tak boleh bersemangat. Menghadapi Thailand di partai pembuka, Minggu (11/5), Jerman tampil pantang menyerah. Meski pada akhirnya takluk 2-3, Jerman sepertinya tak terlalu kecewa.
Sepanjang lima pertandingan, suporter Jerman yang terdiri dari para pelatih dan pemain yang tidak bertanding terus berteriak-teriak memberi dukungan. Mereka juga membunyikan drum sebagai pembangkit semangat rekan-rekannya.
Dandanan para suporter itu sudah mirip dengan penonton sepakbola. Di antara mereka ada yang memakai rambut palsu berwarna merah kuning hitam khas Jerman. Beberapa orang terlihat mengenakan kaos timnas sepakbola Der Panzer.
Di partai kelima yang merupakan partai penentuan, para suporter itu meneriakkan nama pemain Jerman, Marcel Reuter, yang sedang bertanding melawan Tanongsak Saensomboonsuk. Reuter akhirnya kalah dan Jerman juga menyerah 2-3. Tapi para suporter itu tetap ramai memberi dukungannya.
Seusai pertandingan, Kranitz mengakui bahwa dukungan penonton itu ikut membantu Jerman memberikan perlawanan berarti kepada Thailand. "Para suporter membantu kami. Itu adalah hasil dari hubungan harmonis antarpemain," tandas Kranitz.
( arp / a2s )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Thomas & Uber Cup 2008
Suporter Jerman Boleh Juga
Arya Perdhana - detiksport

(detiksport/Arya Perdhana)
Tim Thomas Jerman datang ke Jakarta sebagai underdog. Bergabung di Grup D bersama tuan rumah Indonesia dan Thailand, tim yang dikomandoi manajer Martin Kranitz itu tak berharap banyak.
Tak diunggulkan bukan berarti tak boleh bersemangat. Menghadapi Thailand di partai pembuka, Minggu (11/5), Jerman tampil pantang menyerah. Meski pada akhirnya takluk 2-3, Jerman sepertinya tak terlalu kecewa.
Sepanjang lima pertandingan, suporter Jerman yang terdiri dari para pelatih dan pemain yang tidak bertanding terus berteriak-teriak memberi dukungan. Mereka juga membunyikan drum sebagai pembangkit semangat rekan-rekannya.
Dandanan para suporter itu sudah mirip dengan penonton sepakbola. Di antara mereka ada yang memakai rambut palsu berwarna merah kuning hitam khas Jerman. Beberapa orang terlihat mengenakan kaos timnas sepakbola Der Panzer.
Di partai kelima yang merupakan partai penentuan, para suporter itu meneriakkan nama pemain Jerman, Marcel Reuter, yang sedang bertanding melawan Tanongsak Saensomboonsuk. Reuter akhirnya kalah dan Jerman juga menyerah 2-3. Tapi para suporter itu tetap ramai memberi dukungannya.
Seusai pertandingan, Kranitz mengakui bahwa dukungan penonton itu ikut membantu Jerman memberikan perlawanan berarti kepada Thailand. "Para suporter membantu kami. Itu adalah hasil dari hubungan harmonis antarpemain," tandas Kranitz.
( arp / a2s )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
