Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Senin, 13/10/2008 06:45 WIB

Jepang Usai, China & Brasil Menanti
Kris Fathoni W - detiksport


REUTERS

Jakarta - Balapan GP Jepang berlangsung panas kendati lintasan terletak di kaki gunung Fuji yang biasanya diliputi hawa dingin. Serangkaian aksi berimbas dengan penalti yang lantas ditanggapi dengan rasa kecewa, sementara Fernando Alonso memastikan jadi juara untuk dua kali beruntun.

Seri ketiga menjelang musim ini berakhir digelar di sirkuit Fuji Speedway, Minggu (12//10/2008). Balapan langsung berlangsung panas sejak awal saat Lewis Hamilton yang start terdepan langsung dibalap Kimi Raikkonen.

Kendati Hamilton bisa mengklaim posisinya lagi dengan cepat, pada prosesnya dia justru diganjar hukuman drive-through penalty. Dia dinilai memaksa Raikkonen keluar lintasan pada tikungan pertama selepas start.

Pada lap kedua, giliran dua pembalap teratas klasemen, Hamilton dan Felipe Massa, yang beradu. Ketika Hamilton mencoba melewati rivalnya dari Ferrari itu, dia malah disenggol sehingga mobilnya melintir.

Akibat insiden tersebut, Hamilton harus masuk pit dan posisinya pun tergelincir. Sementara itu Massa pada akhirnya juga dijatuhi hukuman drive through penalty.

Adalah Alonso yang akhirnya keluar jadi nomor satu. Ini adalah kali kedua pembalap Renault itu menjuarai sebuah seri musim ini setelah jadi nomor satu di Singapura bulan lalu. Hasil di Jepang sedikit di luar dugaan karena tak sedikit yang menilai bahwa capaian Alonso di Singapura --podium perdananya musim 2008-- banyak tertolong safety car.

Akan tetapi drama di Jepang belumlah tuntas. Usai balapan, pembalap Scuderia Toro Rosso (STR) Sebastian Bourdais yang finis di posisi enam harus kehilangan angka setelah posisinya turun karena hukuman 25 detik akibat bersenggolan dengan Massa. Hal ini menyebabkan Massa naik peringkat dan mendapat poin.

Hukuman itu ditanggapi Bourdais dengan berang. Selain menyalahkan Massa, dia juga merasa hanya melindungi posisinya saat keluar pitstop. "Apa yang harus saya lakukan? Menggelar karpet merah?" ujar dia sinis seperti dikutip F1 Live.

Rasa tak puas serupa juga dicetuskan kubu McLaren. Hamilton merasa diperlakukan kurang adil dengan mengomparasikan hukumannya dengan Massa yang telah menabraknya di lintasan. "Kami berdua mendapat penalti yang sama, tapi saya tidak menabrak siapapun sementara dia melakukan hal itu."

"Kami semua sudah melihat insiden tikungan pertama yang serupa dan tidak menimbulkan penalti," komentar Team Principal McLaren Ron Dennis menyoal hukuman buat Hamilton.

Selain itu F1 Live menyebut bahwa pembalap BMW Sauber Nick Heidfeld justru menudingkan jarinya kepada Hamilton ketimbang menyalahkan FIA. Sedangkan Jarno Trulli (Toyota) malah bertekad langsung menemui Hamilton di seri selanjutnya di Shanghai, untuk menanyakan langsung mengapa pembalap Inggris itu mengabaikan bendera biru di Fuji selama lebih dari satu lap.

Jadi, balapan GP Jepang memang telah tuntas kendati drama yang terjadi masih membekas. Dua GP selanjutnya di China (19 Oktober) dan Brasil (2 November) pun tampaknya juga akan berlangsung tak kalah panas mengingat poin-poin penting dipertaruhkan di sana. Sorotan tentu saja masih kepada rivalitas dua pembalap teratas, Hamilton dan Massa.

Siapa jago Anda?

( krs / arp )
Komentar terkini (31 Komentar)

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526